Showing posts with label Penyakit. Show all posts
Showing posts with label Penyakit. Show all posts

Friday, June 1, 2012

6 Buah Tingkatkan Kualitas Otak


Selain segar saat dimakan, buah-buahan memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Enam jenis buah berikut bahkan bisa membantu meningkatkan kemampuan otak. 

Keluarga berry 
Stroberi atau blueberry dipercaya bermanfaat bagi kesehatan otak. Hasil penelitian Dr. Elizabeth Devore bersama timnya dari Harvard Medical School menemukan, wanita yang lebih sering mengonsumsi blueberry dan stroberi punya memori yang lebih baik saat mereka memasuki usia senja. 

Sebabnya adalah kandungan anthocyanidins, salah satu jenis antioksidan yang tersimpan dalam buah tersebut. Antioksidan tersebut dipercaya membawa manfaat untuk mencegah kerusakan dan membantu memperbaiki sel-sel otak. 

Apel 
Buah apel, yang dikenal banyak manfaat, juga bisa membawa pengaruh baik untuk kesehatan otak. Zat quercetin yang terkandung dalam buah apel ternyata bisa membantu melindungi sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas. Kerusakan otak ini jika tidak dicegah bisa menyebabkan risiko terkena penyakit Alzheimer. 

Karena itu, tidak ada salahnya mengonsumsi satu buah apel setidaknya dalam sehari. Selain baik untuk otak, apel juga dikenal kaya akan antioksidan yang baik untuk pertahanan tubuh. Menurut penelitian oleh lembaga Agriculture and Agri-Food dari Kanada, Apel merah memiliki kandungan antioksidan paling tinggi dibanding warna lain yang lebih pucat. 


Jeruk 
Kaya akan vitamin C, jeruk terkenal memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Vitamin C yang tinggi tentu menjadi pelindung yang baik untuk tubuh dari berbagai penyakit. Namun kandungan flavonoids dalam jeruklah yang bermanfaat untuk otak. Sebagai antioksidan, flavonoids bisa melawan efek buruk radikal bebas yang membahayakan otak. 

Baik dalam bentuk jus maupun dalam bentuk buah segar, manfaat yang terdapat dalam jeruk bisa dinikmati tubuh. Satu gelas jus jeruk atau satu buah jeruk segar, merupakan makanan yang tepat untuk memulai hari dengan semangat.

Delima 
Buah delima (atau yang kini populer dengan sebutan buah pome) juga bisa jadi salah satu pilihan. Buah ini lebih populer dinikmati dalam bentuk jus karena tekstur buahnya yang memiliki banyak biji kecil. Menurut ahli kesehatan David Perlmutter, MD yang merilis buku berjudul 'The Better Brain Book', bagian tubuh paling sensitif terhadap serangan radikal bebas adalah otak. 

Delima mengandung antioksidan tinggi yang mampu melawan serangan radikal bebas. Namun perlu diperhatikan jika memilih meminum jus yang sudah jadi. Pelajari komposisi bahan dan jumlah kalori dalam satu gelas jus tersebut. Umumnya jus tersebut telah dicampur dengan gula serta bahan lain yang membuat rasanya lebih nikmat. Karena itu pastikan berapa gelas yang bisa Anda minum agar tak melebihi  kebutuhan kalori harian. 

Avokad 
Avokad memang tergolong buah berlemak. Namun konsumsi dalam jumlah yang tepat bisa membantu Anda melancarkan aliran darah. Lemak tak jenuh yang terkandung dalam avokad bisa membantu melancarkan aliran darah. Aliran darah yang lancar tentunya bisa membantu membuat otak lebih sehat. 

Manfaat lain avokad adalah membantu menurunkan tekanan darah. Tekanan darah yang sehat tentunya juga baik untuk peningkatakan kualitas otak. Tetapi batasi konsumsi Anda dalam satu hari. Karena mengandung kalori yang tinggi, cukup nikmati 1/4 sampai 1/2 buah avokad dalam sehari. Sebisa mungkin tanpa tambahan kalori dari gula atau susu. 

Tomat 
Tomat memiliki kandungan lycopene yang tinggi. Lycopene merupakan salah satu jenis antioksidan yang bermanfaat dalam menangkal radikal bebas. Serangan radikal bebas pada otak bisa menimbulkan kerusakan yang berisiko menyebabkan penyakit Alzheimer. 

Tim peneliti dari Institut Penelitian Kesehatan dan Medis Prancis mengatakan, salah satu sebab penuaan otak adalah karena kekurangan lycopene dan zeaxanthin dalam tubuh. Dua jenis antioksidan ini banyak ditemukan dalam buah dan sayur, salah satunya tomat. Studi ini dilakukan sejak tahun 1991 dan melibatkan 1400 orang dalam rentang usia 60-70 tahun. Tidak ada alasan lagi untuk melewatkan potongan tomat dalam salad atau jus tomat yang segar bukan?

Thursday, May 31, 2012

Menangani Hipertensi Dengan Cara Ilmiah

Menangani Hipertensi Dengan Cara Ilmiah, tentu harus memulai dari kebiasaan kebiasaan buruk. hal pertama yang orang susah lakukan adalah Mengubah gaya hidup. Mengubah gaya hidup itu antara lain: menjaga berat badan ideal/normal untuk dewasa (indeks massa tubuh 20–25 kg/m2), mengurangi/menurunkan berat badan, diet rendah garam, stop konsumsi alkohol dan produk olahannya, latihan aerobik (misal: jalan cepat minimal 30 menit setiap hari), diet rendah lemak (mengurangi asupan lemak total dan lemak jenuh), meningkatkan konsumsi buah, sayur, air mineral.

Adapun farmakoterapi berikut ini yang biasa digunakan oleh dokter di dalam mengobati penderita hipertensi:
1. Alpha-blocker
2. ACE-inhibitor
3. ARBs (angiotensin II receptor blockers), misalnya: telmisartan dan irbesartan.
4. Beta-blocker
5. CCBs (Calcium channel blockers), misalnya: nifedipine, amlodipine, diltiazem, verapamil.
6. Thiazide/thiazide-like diuretics.

Untuk obat golongan thiazide diuretic misalnya: bendroflumethiazide, hydrochlorthiazide. Untuk obat golongan thiazide-like diuretic misalnya: chlortalidone, indapamide. 

Di dalam seni terapi, dokter akan mengikuti rekomendasi the British Hypertension Society tentang aturan ABCD, dimana:
A = ACE inhibitor atau angiotensin receptor blocker
B = beta-blocker
C = calcium channel blocker
D = diuretic (thiazide). 

Untuk penderita hipertensi yang disertai dengan diabetes mellitus (kencing manis), maka dianjurkan mengkonsumsi obat golongan ACE-Inhibitor (captopril atau enalapril). 

Untuk penderita hipertensi yang disertai dengan kelainan/penyakit jantung, misalnya: angina pektoris stabil (nyeri dada saat aktivitas), maka boleh mengkonsumsi obat golongan beta blocker atau calcium antagonist. Untuk penderita hipertensi yang memiliki riwayat infark miokard akut atau gagal jantung, diperkenankan untuk mengkonsumsi obat golongan ACE-Inhibitor atau ARB. 

Perlu diketahui, tujuan terapi hipertensi yang optimal adalah untuk mengurangi tekanan darah hingga 140/85 mmHg. Sumber lain menyebutkan bahwa target penurunan tekanan darah yaitu di bawah 140/90 mmHg untuk penderita tanpa komplikasi dan di bawah 130/80 mmHg untuk penderita yang menderita kencing manis atau kelainan ginjal.

Kapan Harus ke Dokter Spesialis?

Tentunya kita harus paham dan tahu dengan pasti kapan datang ke dokter umum, dokter keluarga, dan kapan kita berkunjung ke dokter spesialis. Pada kasus hipertensi, kondisi berikut ini "mengharuskan" kita untuk meminta bantuan ke dokter spesialis:

  1. Ada petunjuk pada riwayat atau pemeriksaan penyebab sekunder, misalnya: hipokalemia dengan peningkatan atau tingginya kadar sodium plasma (Conn's yndrome).
  2. Meningkatnya serum creatinine.
  3. Proteinuria atau haematuria
  4. Hipertensi dengan onset yang mendadak atau memburuk.
  5. Resisten (kebal) dengan pemberian banyak obat (minimal 3 obat).
  6. Usia muda (hipertensi sebelum usia 20 tahun, perlu dirawat bila kurang dari 30 tahun).
  7. Intoleransi kepada banyak obat.
  8. Kontraindikasi kepada banyak obat.
  9. Variasi tekanan darah yang tak biasa.
  10. Hipertensi dengan kehamilan.
  11. Possible white-coat hypertension.
  12. Hipertensi yang berat (lebih dari 220/120mmHg).
  13. Hipertensi yang dipercepat atau accelerated hypertension (misalnya: kasus hipertensi berat dengan retinopati derajat III–IV).
  14. (Diperkirakan atau dipastikan) akan terjadi berbagai komplikasi, misalnya: transient ischaemic attack, gagal jantung tipe left ventricular failure).

Demikian penjelasan ini, semoga bermanfaat.

Dituturkan Oleh : dr. Dito Anurogo www.health.detik.com

Jupen Bahari S.
Internet Marketer.
Jl.Bukit Pasir. BMP D.20 Kulim. Pekanbaru || Phone : 0852-7127-4525


Tuesday, May 22, 2012

Cara Cegah dan Kendalikan Diabetes

Mengingat bahaya dan komplikasi yang dapat disebabkan penyakit diabetes, maka Cara Cegah dan Kendalikan Diabetes kadar gula yang tinggi adalah. Bagaimana caranya?

  • Menurunkan berat badan. Lemak dalam tubuh dapat menyerap insulin. Organic Go Green bisa solusi baik untuk soal diet
  • Hindari makanan berlemak, diawetkan atau goreng-gorengan. Sebaliknya, pilih makanan yang berserat tinggi dan glukosa kompleks.
  • Kurangi makanan manis atau yang berkalori tinggi yang mengandung banyak glukosa.
  • Minum banyak air.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Hindari stres.
  • Hindari alkohol atau softdrink.
  • Hindari merokok. Penderita diabetes yang merokok bahkan lebih berisiko, karena kebiasaan mereka merusak jantung serta sistem sirkulasi, dan mempersempit pembuluh darah. Sebuah referensi menyatakan bahwa 95 persen amputasi yang berkaitan dengan diabetes dilakukan pada para perokok.
  • Minum obat yang dianjurkan dokter untuk menurunkan kadar gula.
Bagi penderita diabetes tipe 1, pemberian insulin secara teratur perlu diberikan melalui terapi insulin.
Obat penyembuh diabetes memang tidak ada, tetapi dengan mengendalikan gula dalam darah, seseorang dapat terhindar dari bahaya penyakit ini. Mengubah pola makan dan gaya hidup menjadi lebih baik dan lebih sehat harus dijalankan. Orang-orang yang menduga bahwa dirinya menderita diabetes hendaknya memeriksakan diri ke dokter yang telah berpengalaman dalam pencegahan dan penanganan penyakit diabetes.

Sunday, April 29, 2012

Penyebap Jantung Koroner

jantung koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan oleh penyempitan dan penyumbatan di pembuluh arteri koroner.
Hal ini disebabkan oleh penumpukan zat-zat lemak (kolesterol, trigliserida) di dinding pembuluh nadi bagian paling bawah (endotelium).
Setelah lemak menumpuk, aliran darah akan tersumbat dan tak mampu menuju jantung sehingga mengganggu kerja jantung dalam memompa darah.
Efek yang paling dirasakan adalah hilangnya pasokan oksigen dan nutrisi menuju jantung karena aliran darah ke jantung berkurang.
 lalu apa penyebab penyakit jantung koronernya agar menambah pengetahuan kita tentang jantung yang akan berakibat pada
penyembuhan jantung secara alami
atau pengobatan jantung secara alami lebih ilmiah.

. Penyebab penyakit jantung koroner :
  1. Merokok dalam jumlah yang banyak dan selama bertahun-tahun
  2. Konsumsi makanan yang berlemak atau berkolesterol tinggi
  3. Hipertensi yang telah diderita
  4. Diabetes mellitus juga memancing timbulnya penyakit jantung koroner
  5. Obesitas
  6. Kurang beraktivitas dan berolahraga
  7. Minum minuman beralkohol
  8. Penyalahgunaan obat (narkoba)
Maka itu anda yang memiliki berat badan dan lemak berlebih disarankan untuk segera mengkonsumsi Makanan Organic,
sperti Organic Go Green karena organic go green ini sangat baik untuk pembersihan lemak lemak bandal di tubuh anda.

Thursday, April 12, 2012

Apa Itu Peyakit Angina?

Angina (angina pectoris - bahasa Latin untuk penekanan di dada) merupakan rasa tak nyaman di dada yang terjadi sewaktu pasokan oksigen darah ke suatu daerah otot jantung tidak memenuhi permintaannya. Pada kebanyakan kasus, kurangnya pasokan darah ini disebabkan oleh penyempitan arteri koroner sebagai akibat dari arteriosklerosis (lihat di bawah ini).
Angina biasanya dirasakan sebagai remasan, tekanan, rasa berat, rasa mengencang, atau rasa nyeri di seluruh dada, terutama di belakang tulang dada. Rasa nyeri ini sering menjalar ke bagian leher, rahang, lengan, bahu, atau bahkan gigi. Pasien mungkin juga mengeluh akan salah-pencernaan, rasa panas dalam lambung, lemah, berkeringat, rasa mual, keram, dan sesak napas. Angina biasanya terjadi selama bekerja keras, stres emosional yang serius, atau setelah makan banyak. Selama jangka waktu ini, otot jantung meminta lebih banyak oksigen darah daripada yang dapat diberikan oleh arteri koroner yang menyempit. Angina biasanya berlangsung dari 1 sampai 15 menit dan mereda dengan istirahat atau meletakkan tablet nitrogliserin di bawah lidah. Nitrogliserin menenangkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Baik istirahat maupun nitrogliserin mengurangi permintaan otot jantung akan oksigen, dengan demikian meredakan angina.

Penyebab Angina.
Penyebab angina yang paling umum adalah penyakit arteri koroner. Penyakit angina yang lebih tak umum adalah kejang arteri koroner. Arteri koroner memasok darah beroksigen ke otot jantung. Penyakit arteri koroner berkembang karena kolesterol mengendap di dalam dinding arteri, yang menyebabkan terbentuknya zat keras dan tebal yang disebut plak kolesterol. Pengendapan plak kolesterol seiring dengan berlalunya waktu menyebabkan penyempitan arteri koroner, suatu proses yang disebut arteriosklerosis. Arteriosklerosis dapat dipercepat dengan merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol yang meningkat, dan diabetes. Sewaktu arteri koroner menyempit sebesar lebih dari 50% sampai 70%, maka tak dapat lagi memenuhi permintaan oksigen darah yang meningkat dari otot jantung selama olahraga atau stres. Kurangnya oksigen ke otot jantung menyebabkan nyeri dada (angina).

Dinding arteri dikelilingi oleh serat-serat otot. Kontraksi yang cepat dari serat-serat otot ini menyebabkan penyempitan tiba-tiba (kejang) arteri. Kejang arteri koroner mengurangi darah ke otot jantung dan menyebabkan angina..

Angina biasanya merupakan tanda peringatan adanya penyakit arteri koroner yang signifikan. Pasien penderita angina berisiko mengembangkan serangan jantung (myocardial infarction). Serangan jantung adalah matinya otot jantung yang ditimbulkan dengan cepat oleh penyumbatan sama sekali arteri koroner berpenyakit oleh gumpalan darah.

Selama angina, kurangnya oksigen (iskemia) ke otot jantung bersifat sementara dan dapat dipulihkan. Kurangnya oksigen ke otot jantung mereda dan nyeri dada menghilang sewaktu pasien beristirahat. Kerusakan otot pada serangan jantung bersifat permanen. Otot-otot yang mati berubah menjadi jaringan bekas luka dengan pemulihan. Jantung yang berbekas luka tidak dapat memompa darah secara efisien seperti jantung normal, dan dapat menimbulkan gagal jantung.

Sebanyak 25% pasien yang mempunyai penyakit arteri koroner signifikan tidak mempunyai gejala sama sekali, bahkan walaupun pasien jelas kekurangan pasokan darah dan oksigen yang memadai ke otot jantung. Pasien-pasien ini mempunyai angina "diam". Mereka mempunyai risiko serangan jantung yang sama dengan mereka yang mempunyai gejala-gejala angina.

Diagnosa.
Elektrokardiogram (EKG) istirahat adalah pencatatan aktivitas elektrik otot jantung, dan dapat mendeteksi otot jantung yang memerlukan oksigen. EKG istirahat berguna untuk menunjukkan perubahan-perubahan yang ditimbulkan oleh serangan jantung. Kurang berguna bagi pasien penderita angina, karena nyeri dada dan kekurangan pasokan oksigen ke jantung hanya menjadi nyata selama olahraga atau waktu gembira.
   
Diupdate Dari Berbagai Media

Wednesday, April 11, 2012

Seputar Tentang Penyakit Jantung

Seputar Tentang Penyakit Jantung ini sangat penting bagi anda yang takut dan ingin tahu penyakit jantung. baik dari penyebab, akibat dan saran saranya seperti apa yang saya cari tahu dibawah.

Apa yang terjadi sewaktu serangan jantung?

Otot jantung membutuhkan pasokan tetap darah beroksigen. Arteri koroner memberi darah kepada jantung. Jika Anda mempunyai penyakit jantung koroner. bagian dalam arteri koroner Anda dapat terlihat seperti dibawah ini:

Plak (yang terbuat dari bahan berlemak, kalsium, dan sel berkeliaran)dengan ukuran berbeda-beda melekat pada dinding arteri. Banyak dari plak tersebut keras di sebelah luar serta lunak dan seperti bubur di sebelah dalam. Plak semakin bertambah dan menyempitkan arteri.    
Bila plak keras, kulit luar pecah (retak atau robek), platelet (partikel berbentuk-cakram dalam darah yang membantu penggumpalan darah) datang ke daerah tersebut, dan gumpalan darah terbentuk sekitar plak tersebut.    
Jika gumpalan darah menyumbat arteri sama sekali, otot jantung menjadi "kelaparan" akan oksigen dan zat nutrisi (disebut iskemia) di daerah di bawah penyumbatan. Dalam waktu pendek, terjadi kematian sel-sel otot jantung, yang menyebabkan kerusakan permanen.
Ini disebut myocardial infarction (MI) atau serangan jantung.    
Serangan jantung
bisa juga terjadi lebih jarang karena kejang arteri koroner. Selama kejang koroner, arteri koroner mengerut atau terjadi kejang sekali-sekali, yang menyebabkan kekurangan pasokan darah ke otot jantung (iskemia). Ini bisa terjadi saat beristirahat dan bisa terjadi bahkan pada orang tanpa penyakit arteri koroner yang signifikan. Jika kejang arteri koroner terjadi selama jangka waktu lama, serangan jantung bisa terjadi.    

Apakah gejala-gejala dari serangan jantung?

   

Tanya dokter dokter tentang risiko Anda terhadap serangan jantung dan bagaimana mengurangi risiko ini.

Berbagilah informasi ini dengan para anggota keluarga dan pengurus Anda sehingga mereka belajar mengenali gejala serangan jantung dan kapan membantu Anda mencari pengobatan darurat.

Jika Anda mempunyai salah satu dari gejala yang diuraikan di bawah ini yang berlangsung selama lebih dari 5 menit, CARILAH PENGOBATAN DARURAT TANPA DITUNDA. Gejala-gejala ini bisa merupakan tanda-tanda serangan jantung dan pengobatan.

Gejala serangan jantung mencakup:
Nyeri dada atau rasa tak enak di bagian tengah dada; perasaan "tertekan," "berat" atau "remuk" yang berlangsung selama tak lebih dari beberapa menit atau berlalu  hilang dan kembali.
    Rasa sakit atau tak nyaman di bagian-bagian lain pada bagian tubuh atas, termasuk lengan, bahu, leher, rahang, atau perut.
    Sulit bernapas, sesak napas
    Berkeringat atau "keringat dingin"
    Rasa kembung, salah cerna, atau perasaan tersedak(mungkin terasa seperti "rasa panas dalam lambung")
    Mual atau muntah
    Sangat lemah atau gelisah
    Detak jantung yang cepat atau tak teratur

Jangan tunggu sampai gejala-gejala Anda "menghilang". Pengenalan dan pengobatan dini gejala-gejala serangan jantung dapat mengurangi risiko kerusakan jantung dan memungkinkan pengobatan untuk segera dimulai. Bahkan jika Anda tidak yakin bahwa gejala-gejala Anda merupakan gejala serangan jantung, Anda masih harus dievaluasi.
Alasan-alasan orang menunda
    Mereka adalah orang muda dan tidak dapat percaya ini terjadi pada mereka
    Gejala-gejala tidak seperti yang diharapkan
    Mereka mungkin menyangkal gejala-gejala ini serius dan menunggu sampai gejala hilang
    Mereka mungkin meminta nasehat dari orang lain, terutama anggota keluarga
    Mereka mungkin pertama kali mencoba mengobati gejala sendiri, dengan menggunakan aspirin atau antasida
    Mereka mungkin berpikir gejala-gejala ini berkaitan dengan masalah kesehatan lain (sakit perut, arthritis)
    Mereka mungkin mengutamakan mengurus orang lain (pertama-tama mengurus anak atau anggota keluarga lain) dan tidak ingin menguatirkan mereka.

Menunggu hanya dua jam untuk pertolongan medis mungkin akan membatasi pilihan pengobatan Anda, meningkatkan jumlah kerusakan otot jantung, dan mengurangi kesempatan untuk selamat.

Ketahuilah sebelumnya:

    Gejala-gejala serangan jantung.
    Siapa yang harus dipanggil untuk bantuan darurat. Jangan memanggil teman atau anggota keluarga. Panggil ambulans untuk membawa Anda ke UGD terdekat.

Obati semua rasa tak nyaman di dada seperti angina atau serangan jantung, kecuali jika dokter telah memberitahu anda secara lain.

Pengobatan (obat-obatan sehat, bedah jantung terbuka dan prosedur intervensi) tidak mengobati penyakit arteri koroner. Pernah mendapat serangan jantung atau pengobatan tidak berarti anda tidak akan pernah mendapat serangan jantung lagi; serangan jantung DAPAT terjadi lagi. Lebih baik mencegah daripaa mengobati biasakalhah mengkonsumsi makanan sehat dan makanan/minuman Organic Seperti ORGANIC GO GREEN
   


-- Dicari Berbagai Sumber



Apa Itu Stroke?

Apakah stroke itu?
Stroke, kadang-kadang disebut "serangan otak", terjadi sewaktu aliran darah ke daerah di otak terputus. Sel-sel otak, yang kekurangan oksigen serta glukosa dan yang perlu hidup, menjadi mati. Jika tidak diketahui secara dini, maka dapat mengakibatkan kerusakan otak permanen.

Bagaimana terjadinya stroke?
Terdapat dua tipe stroke.
Stroke iskemik sama seperti serangan jantung, kecuali ini terjadi di dalam pembuluh darah otak. Gumpalan darah dapat terbentuk di pembuluh darah otak, dalam pembuluh darah yang menuju ke otak atau bahkan pembuluh darah di mana saja di tubuh yang lalu berjalan ke otak. Gumpalan-gumpalan darah ini menyumbat aliran darah ke sel otak. Stroke iskemik juga dapat terjadi apabila terlalu banyak plak (endapan lemak dan kolesterol selalu konsumsi Organic Go Green) menyumbat pembuluh darah otak. Sekitar 80% dari semua stroke merupakan stroke jenis ini.
Stroke hemoragik terjadi sewaktu pembuluh darah di otak pecah atau retak. Akibatnya adalah darah menyusup ke dalam jaringan otak, yang menyebabkan kerusakan sel-sel otak. Penyebab paling umum stroke hemoragik adalah tekanan darah tinggi dan aneurysm otak. Aneurysm adalah kelemahan atau ketipisan pada dinding pembuluh darah.

Apakah tanda-tanda stroke?
Gejala-gejala yang paling umum adalah:
    Kelemahan atau mati-rasa di wajah, lengan atau tungkai di salah satu sisi tubuh
    Hilangnya penglihatan atau peredupan(seperti turunnya tirai) di salah satu atau kedua mata
    Tak dapat bicara, kesulitan berbicara atau memahami apa yang dikatakan orang lain
Sakit kepala hebat secara tiba-tiba dengan sebab yang tak diketahui
Hilangnya keseimbangan, jalan tak stabil, biasanya bergabung dengan gejala lainnya.

Apa yang harus saya lakukan jika saya mengalami gejala-gejala stroke?
Stroke merupakan keadaan gawat darurat. Pengobatan segera dapat menyelamatkan nyawa Anda atau meningkatkan kesempatan Anda untuk pulih sepenuhnya.

Apakah stroke dapat dicegah?
Lebih dari 50% pada semua stroke dapat dicegah. Banyak faktor risiko dapat dikendalikan sebelum menimbulkan masalah.

Faktor-faktor Risiko yang Dapat Dikendalikan
  1. Tekanan darah tinggi
  2. Diabetes yang tak terkendalikan
  3. Kolesterol total tinggi
  4. Merokok Alkohol
  5. Kelebihan berat badan
  6. Penyakit arteri koroner yang ada

Faktor-faktor Risiko yang Tak Dapat Dikendalikan
Usia(>65)

Jenis kelamin (Pria mempunyai lebih banyak stroke, sedangkan wanita mempunyai stroke yang lebih mematikan)
Sejarah Stroke Keluarga

CARA HIDUP ANDA dengan mengkonsumsi Makanan dan minuman berbahan organic seperti Organic Go Green dapat mengevaluasi risiko Anda terhadap stroke dan membantu Anda mengendalikan faktor-faktor risiko Anda. Kadang-kadang, orang mengalami tanda-tanda peringatan sebelum terjadinya stroke. Ini disebut serangan iskemik transient / transient ischemic attacks (juga disebut TIA atau "mini-stroke") dan merupakan peristiwa pendek dan singkat dari gejala-gejala stroke yang tercantum di atas. Beberapa orang tidak mempunyai peringatan gejala sebelum stroke atau gejalanya begitu ringan sehingga tidak terlihat. Check-up reguler penting untuk menemukan masalah sebelum menjadi parah.

Paling Populer